Latihan olah limbah di lingkungan sekolah menjadi produk kerajinan tangan merupakan langkah nyata dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus jiwa kewirausahaan siswa. Sampah plastik bekas minuman, kertas koran, karton, serta tutup botol yang tadinya menumpuk di tempat sampah disulap siswa menjadi benda berguna seperti pot tanaman, tas belanja, hingga hiasan dinding bernilai estetika. Proses daur ulang ini mengajarkan siswa mengenai prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) secara langsung di kelas. Kegiatan prakarya ini mengubah sudut pandang siswa terhadap sampah, dari sekadar barang buangan menjadi sumber daya berharga.
Latihan olah sampah organik dan anorganik di SMPN 88 Jakarta ini juga dibekali dengan strategi pemasaran produk serta kalkulasi biaya produksi sederhana. Siswa belajar mematok harga jual produk kerajinan daur ulang mereka berdasarkan modal bahan dan tingkat kerumitan pembuatannya. Hasil karya siswa kemudian dipamerkan dan dijual dalam agenda bazar kewirausahaan sekolah atau ditawarkan melalui kanal toko online buatan siswa. Keterampilan mengolah barang bekas menjadi produk bernilai jual ini memicu kreativitas berbisnis yang berwawasan lingkungan (ecopreneurship) di kalangan pelajar.
Integrasi antara kepedulian lingkungan dan pembelajaran bisnis kreatif ini selaras dengan program pengembangan karakter wirausaha muda di sekolah. Inisiatif daur ulang ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa wirausaha berwawasan lingkungan melalui proyek kreatif sekolah yang inovatif dan menyenangkan. Pelajar tidak hanya diajar menjadi konsumen yang kritis, tetapi juga produsen yang bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dari produknya. Sekolah hijau yang kreatif menciptakan generasi muda yang peduli akan kelestarian bumi.
Dampak positif dari program daur ulang limbah sekolah ini dirasakan langsung dari berkurangnya volume sampah harian yang dibuang ke TPA. SMPN 88 Jakarta terus mendampingi para siswa untuk menciptakan inovasi kerajinan tangan daur ulang yang lebih estetik dan berfungsi guna. Apresiasi dari orang tua dan masyarakat terhadap produk daur ulang siswa makin memotivasi mereka untuk terus berkarya. Mari dukung karya kreatif daur ulang siswa demi mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan bernilai ekonomi tinggi.